new friend called tumblr

belakangan gw punya mainan baru, bukan melupakan dunia yg ini.. hanya karena di iphone ada aplikasinya, jadi lebih gampang kl pengen update2 gitu.. namanya tumblr. my another world..

layoutnya simple, seru aja dipake. emang sih, jadinya kayak kebanyakan mainan gitu.. blog, facebook, plurk, twitter.. well, sebenernya sedang mencoba coba aja – sekalian belajar media mana yang paling enak dipake. media mana yang secara design lebih mudah dimengerti, interface yang menarik, dll.. wajar dong? secara gw skolah di skolah media, mesti tau dan menilik si media media ini biar nggak ketinggalan tren media. but dun worry, temen cerita panjang lebar diantara media-media itu tetep this blog sepertinya.. 🙂

thank you buat temen-temen yang ikut baca blog ini, temen-temen yang ikut ngeramein blog ini, yang juga ikut sampe ngesearch blog ini di search engine, yang suka kasih ide via email, atau menkomen di postingannya.. thank you all!!!

pray for Japan

Executive Producer | Muhammad Lutfi, Fithra Faisal, Widyanto Dwi Nugroho
Producer | Annisa ‘chazky’ Hara
Director | Annisa ‘chazky’ Hara
Asistant director | Najwa
Story | PPI Jepang – sencho gorimacho production
Story boarder | Rianti Hidayat
Camera person | Mahardian Rahmadi, Widiyanto Dwi Nugroho, Reza Aryaditya
Editor | Annisa ‘chazky’ Hara
Art and talent advisory | Rianti Hidayat, Agyl Fajar Rizky
Logistic | Riskina Juwita, Hendika Rahmadi, Riski Anggri Wirawan
General affair | Fatahuddin
Data compiler | Ardhi Fachrudin Noor
Media | Farid Triawan, Angga Wirastomo
Talent | Muhammad Lutfi, Miya chan, Khaidar kun
——
Thanks to Allah SWT, our parents and this dedicated to all people in Japan..

Nuklir Fukushima yang katanya level 7

Ini saya ambil dari note FB -nya mas mahardian, salah satu tim PPI untuk KBRI Tokyo bagian Lingkungan, yang diambil dari emailnya mas Sidiq, salah satu nuclear boys KBRI Tokyo…

——————————————————–

Saya mencoba kutip email dari Dr. Eng. Sidik Permana, beliau adalah salah seorang senior PPIJ dan saat ini menjadi anggota tim nuklir KBRI Tokyo, berikut paparannya:

 

 

Dear Mas Jon dan Rekans PPIJ ers

 

Saya coba bantu menjelaskan berita terkini.

Seperti yang telah saya posting beberapa minggu yang lalu, terkait skala

INES,

Skala INES ini adalah suatu evaluasi dengan standar evaluasi international

dari sebuah peristiwa atau kejadian di sebuah fasilitas nuklir baik

pembangkit, fuel fabrication, reprocessing, dan lainnya, terkait aplikasi

energi nuklir dan radiasi.

Evaluasi ini ditentukan beberapa aspek dari kejadian itu berdasarkan

seberapa parah damage core reactor yang ada, korban jiwa, radiasi yang

dikeluarkan.

Sifat evaluasi sekarang masih bisa berubah, dan bisa jadi setelah selesai

semua penanganan fukushima daiichi ini akan dievaluasi lagi. Ya semacam test

kesehatan ditubuh fukushima daiichi ini apakah penyakitnya sudah stadium

berapa begitu. Ini mengacu pada lokasi difasilitas PLTN, karena lokasi

disana radiasi cukup tinggi. Dan akan semakin kecil dengan jarak, waktu dan

perlingdungan.

 

Proteksi radiasi sederhana ada 3 komponen

1. Waktu, semakin lama akan berkurang tingak radiasinya, namun kita bisa

mengestimasi berapa lama radiasi itu mengena terhadap kita. Semakin sedikit

kita terkena radiasi akan semakin sedikir kita terpapar.

2. Jarak : Semakin jauh kita berada semakin sedikit radiasi akan kita

terima, tentunya untuk partikel radioaktif akan bergantung pula dengan arah

angindan kecepatan. Tapi dilihat dari daerah evakuasi, memang radius dibawah

20 tergolong harus dievakuasi dan juga beberapa daerah tambahan di 4-5 desa

di arah utara.

3. Pelindung : Radiasi paparan langsung kekulit akan terkurangi paling tidak

dengan baju kita. Kemudian kalau kita bekerja dan atau tinggal didalam

gedung/rumah maka kita tidak terkena paparan radiasi, yang artinya

peklidnung kita adalah rumah.

 

Fukushima daiichi

Dalam kejadian ini dievaluasi dari semenjak kejadian sampai hari ini,

akumulatif radiasi yang dipancarkan dari fasilitas 4 unit reaktor fukushima

daiichi tersebut serupa atau menyamai dengan level 7 dimana radiasi dari

radioaktif release I-131 diperkirakan terpancar dan secara akumulatif sampai

saat ini selevel dengan radioaktive release di level 7.

Berbeda dengan cernobyl dimana korban, radiaktif release, damage core dan

lainnya sudah sangat tinggi meskipun masuk ke level 7.

Untuk kasus fukushima daiichi dari komponen radioaktif release secara

akumulatif masuk ke levl 7, dari korban jiwa dan komponen lainnya masih

kemungkinan di level 5.

Laporan resmi komisi menyebutkan level 7 disebut karena akumulatif

radioaktif release sampai hari ini.

 

Apa impactnya penaikan Level ke 7.

Impact terhadap hasil evaluasi dari kasus krisis fukushima, memberikan

penilaian bahwa kecelakaan nuklir di jepang terburuk dalam sejarah jepang

dan satu level dengan level cernobyl dengan estimasi kriteria yang diberikan

diatas.

Efek langsung ke kita, tidak ada.

Yang ada adalah efek radiasi sisa dari yang direlase kemarin dan dibeberapa

daerah sudah kembali normal.

 

Kondisi radiasi

Sampai saat ini dibeberapa lokasi di kanto area termasuk tokyo sudah

memasuki level radiasi alaminya, di ibaraki masih lebih tinggi dari tokyo

dan sekitarnya, tapi cenderung mendekati 0.1 microSv.

Didaerah lebih jauh ke selatan dan barat jepang, sudah normal dan memang

efek radiasinya sangat kecil sehingga sudah lama radiasinya sudah dilevel

normal. hanya di daerah evakuasi anatar radisu 20 KM dan beberaoa daerah

tambahan perluasan evakuasi yang mendapat dosis radiasi yang lewat batas,

sehingga perlu dievakuasi. untuk area 20-30 KM disarankan diam dirumah untuk

menghindari paparan langsung radiasi. Diluar daerah itu, radiasinya relative

masih jauh dari membahayakan walaupun lebih tinggi dari radiasi alaminya.

DAn kecenderungannya terus menurun.

 

Lebih jelasnya:

InsyaAllah akan ada pembahasan ini di radio online besok.

Tunggu tanggal mainnya.

 

Mudah2an bisa membantu

Wassalam

 

Dr. Eng. Sidik Permana

(anggota tim ahli nuklir KBRI tokyo)

 

alasan tepat untuk menikah …

well, ini sebuah artikel yang gw ambil dari milis.. nggak maksud untuk menekan salah satu pihak. hanya menurut gw bagus aja buat di-share.. siapa tau jadi inspirasi…

Pernikahan adalah sebuah keputusan besar dalam hidup Anda. Mengambil keputusan untuk mengakhiri kesendirian melalui pernikahan memang bukan keputusan yang mudah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan secara matang. Salah satunya adalah kesamaan pandangan. Dengan menikah, jalinan cinta kasih akan tumbuh semakin kuat dan menimbulkan perasaan nyaman dan tenang. Dengan memiliki alasan yang tepat untuk menikah, perkawinan Anda pasti akan membawa kebahagiaan.

1. Menerima Dia Apa Adanya

Menikah karena harta atau uang gara-gara Anda takut hidup sengsara adalah alasan yang buruk. Materi memang perlu, tapi jika harta atau uang adalah dasar Anda menikahi seseorang, sebaiknya dipikirkan kembali. Apa artinya hidup bergelimang harta tanpa adanya cinta. Harta dapat pergi kapan saja. Begitu pula dengan cinta yang tumbuh karena harta. Tapi cinta sejati tetap tinggal di hati dan menjaga cinta Anda berdua, meski si dia tak masuk dalam kategori orang terkaya di dunia. Cintai dia apa adanya, karena jika ditanya, Anda pasti ingin mendapat perlakuan serupa.

2. Membahagiakan Diri Anda

Seorang anak berkewajiban untuk berbakti kepada orangtua atau keluarga. Sekadar memenuhi tuntutan orangtua, menjadi alasan Anda mengajak pasangan menikah. Hal ini antara lain karena orangtuanya sakit keras dan ingin melihat anak hidup bahagia, ingin segera menggendong cucu, atau sudah cocok dengan pasangan Anda. Hei, Andalah yang akan menjalani pernikahan, bukan orang lain. Jika diminta memilih, orangtua pasti lebih suka melihat Anda bahagia daripada hidup merana akibat terburu-buru menikah atau salah memilih pasangan. Apalagi jika alasannya adalah karena ingin membahagiakan mereka.

3. Memahami Beda Antara Cinta dengan Simpati

Rasa kagum dan simpati merupakan ungkapan perasaan senang kepada seseorang. Tapi jangan diartikan sebagai cinta. Rasa simpati dan kagum jelas berbeda dengan cinta. Cinta perlu diuji dalam suka dan duka serta dengan mata terbuka. Sedangkan simpati dan kagum tidak tahan uji dan tidak akan bertahan lama.

4. Mencintai Kebaikan Hati Pasangan

Kecantikan atau ketampanan terkadang menjadi motivasi seseorang untuk memilih seorang pendamping hidup. Buat apa punya pasangan tampan jika dia gemar membagi hati? Apa gunanya punya kekasih secantik Miss Universe kalau dia sering membuat Anda mengurut dada? Kecantikan dan ketampanan bakal luntur seiring dengan bertambahnya usia. Pilih pasangan yang memiliki kebaikan hati. Itu yang paling utama. Si dia akan tetap setia di sisi Anda meski kerutan di kulit dan uban di kepala muncul seiring bertambahnya usia.

5. Seks Hanya Sebagai Bumbu Penyedap

Wah-wah, jika seks yang jadi alasan Anda menikai seseorang, kemungkinan besar pernikahan itu tak akan bertahan lama. Seks adalah hal yang sakral dan penting dalam hubungan suami-istri. Tetapi jangan jadikan seks sebagai menu utama dalam perkawinan karena ia hanya bertindak sebagai pelengkap. Anda tentu tak mau terjerat dalam kesusahan yang Anda ciptakan sendiri.

6. Percaya, Segala Sesuatu Ada Waktunya

Meski masih ada sebagian orang yang merasa khawatir jika di usia kepala tiga belum juga menikah, Anda tak akan terpengaruh. Orang-orang di sekitar Anda boleh saja sudah berumah tangga dan mempunyai anak. Tapi Anda akan tetap bersabar hingga Tuhan menuntun orang yang tepat ke depan pintu Anda? Tak perlu menurunkan kriteria pasangan hanya karena Anda ingin segera menikah. Sabar, berdoa, dan percaya bahwa Tuhan sudah menyediakan yang terbaik untuk Anda.

7. Bersikap Masuk Akal

Sebagian besar pasangan suami istri menginginkan keturunan. Tentu tidak mungkin memiliki anak tanpa pasangan. Namun, bukan berarti demi mendapatkan anak, Anda segera menganggukkan kepala ketika seorang jodoh yang tak Anda kenal disodorkan di depan mata. Membesarkan anak adalah tanggung jawab besar. Maka pilihlah pasangan yang mampu membantu dan merawat si buah hati dengan cara yang baik dan benar.



8. Kasih, Bukan Kasihan

Rasa kasihan biasa ada di dalam hati manusia. Tetapi tidak boleh dijadikan alasan Anda untuk menikah.Salah satu dasar sebuah pernikahan yang sehat adalah kasih yang tulus, bukan rasa kasihan.

9. Hidup Tetap Indah Meski Tanpa Si Mantan

Karena sakit hati diputuskan oleh kekasih yang sudah mendapatkan pasangan baru, Anda tidak mau terlihat kalah langkah dan menerima pinangan dari orang pertama yang mengajak Anda menikah. Duh, jangan permainkan masa depan Anda gara-gara dendam semata. Pembalasan dendam yang manis justru dengan memperlihatkan kepadanya, dunia Anda tetap berputar dengan indahnya meski si dia bukan lagi milik Anda. Lagi pula, ini kesempatan Anda untuk menunjukkan pada si dia bahwa Anda siap menerima orang lain yang 1000 kali lebih baik darinya.

10. Diri Anda Bukan Alat Pembayar Utang

Orang yang berbuat baik pada Anda perlu dibalas kebaikannya. Tapi bukan dengan pernikahan. Karena diri Anda bukanlah alat pembayar utang budi. Berpikir dan bersikap bijak dalam hal ini. Anda bisa tetap membalas kebaikan itu dengan cara lain, bukan dengan menikahi orang tersebut.

11. Target Boleh Berlalu

Masih ada beberapa orang yang menargetkan akan menikah di usia tertentu. Jangan khawatir jika saat usia yang ditargetkan tiba tapi Anda belum juga punya pasangan. Jika Anda resah, hal itu justru akan melemahkan semangat Anda untuk menemukan pasangan sejati yang sesuai dengan kriteria Anda. Lebih baik tetap bersikap positif. Jalani hubungan dengan pasangan Anda sambil saling menjajaki dan memantapkan rencana.

Teks: Ratri (dari berbagai sumber)
Image: Dok. Istimewa

2012….

Dari Pak Ma’rufin Sudibyo (LAPAN Indonesia)

Pak Ma’rufin berpendapat:

“setelah membaca lebih jauh, berakhirnya kalender Maya di 21 Desember 2012 itu lebih disebabkan oleh berakhirnya siklus kalender, yang disebabkan oleh “kehabisan angka”. Sistem Kalender Maya berbasiskan pada bilangan 20 (bi-desimal) , berbeda dengan kalender lainnya yang berbasiskan bilangan 10 (desimal). Mengutip tulisannya mbak Avivah Yamani di langitselatan. com, dengan metode penulisan 0.0.0.0.0 dan hobi-nya suku Maya dengan siklus 13 dan 20 serta start kalender Maya ini ekivalen dengan 11 Agustus 3114 BCE, maka posisi 13.0.0.0.0 sebagai angka terbesar dalam kalender Maya ini akan ekivalen dengan 21 Desember 2012. Nah setelah 13.0.0.0.0 ini terlampaui, kalender Maya tidak mengenal angka 13.0.0.0.1 atau yang lebih besar, karena akan kembali ke posisi 0.0.0.0.1 alias angka paling kecil. Inilah yang saya maksud dengan “kehabisan angka” tadi. So, satu hari setelah 21 Des 2012 itu, atau pada 22 Desember 2012, kalender Maya memulai siklus barunya dengan angka 0.0.0.0.1.

Sementara jika meninjau fakta2 “ilmiah” yang dikatakan menyertai isu kiamat 2012 ini, sebagian besar juga meragukan. Sebut saja misalnya retaknya medan magnet Bumi, yang disebut-sebut telah mencapai panjang 160.000 km di angkasa sebagai South Atlantic Anomaly (SAA). Sementara fakta yang ada, SAA ini merupakan area dimana posisi sabuk radiasi van-Allen paling dekat dengan permukaan Bumi dan terjadi akibat perbedaan viskositas antara batuan kerak Bumi dan lapisan selubung dengan inti Bumi. Perbedaan viskositas membawa pada perbedaan kecepatan rotasi, yang (meski kecil sekali), memiliki beberapa efek, ya salah satunya munculnya SAA ini.

Sementara soal Yellowstone caldera yang dikatakan akan meletus dahsyat kembali (dengan memuntahkan tephra sedikitnya 2 juta km3, jika merujuk letusan terdahulu) guna mengikuti siklus letusan 600.000 tahun sekali, jika kita cek langsung ke USGS (yang langsung memonitor kaldera ini), ternyata Yellowstone memiliki periode letusan rata-rata 640.000 tahun. Jika kita “saklek” dengan angka ini, masih ada selang waktu 40.000 tahun bagi Yellowstone untuk meletus. Meski, dalam vulkanologi, yang namanya periode letusan rata-rata itu hanyalah menjadi patokan, bukan untuk keperluan prediksi apalagi peramalan. Sebut saja misalnya dengan Gunung Merapi di Jateng-DIY. Dalam perspektif vulkanologi, gunung ini seharusnya sudah meletus kembali karena periode letusannya 2 – 3 tahun (dengan letusan terakhir Juni 2006 silam), namun sampai kini gak ada aktivitas yang menunjukkan perkembangan ke sana.

Di Yellowstone, memang pada Januari lalu terekam adanya seismic swarm, alias rangkaian gempa2 vulkanik yang menjadi tanda migrasi magma. Namun selang waktu seismic swarm ini sangat pendek (hanya 2 minggu) sehingga tak bisa diterjemahkan sebagai adanya pasokan magma secara terus menerus yang sedang menembus kulit Bumi menuju ke permukaan kaldera. USGS menyebut seismic swarm berdurasi pendek ini biasa terjadi di Yellowstone caldera, demikian pula di kaldera2 lain yang ada di dunia baik mulai dari Toba (yang ini juga rutin direkam BMKG), Krakatau maupun yang paling muda seperti Pinatubo.

Sementara soal planet Nibiru, alias planet X itu, itu cuman mitos lama dari era Babilonia yang tak pernah bisa dibuktikan. Jika ada planet bernama Nibiru yang ukurannya hampir menyamai Saturnus itu, maka tentunya planet ini sudah nongol dalam pelat-pelat fotografis seabad silam ketika Clyde Tombaough dkk melakukan systematic search untuk menemukan Pluto. Apalagi dengan teknologi terkini dimana planet tidak hanya diobservasi dengan spektrum cahaya tampak semata, namun juga dengan inframerah, ultraviolet dan gelombang radio. Ketika teknologi astronomi masa kini bahkan demikian powerfull untuk menemukan sejumlah planet baru yang mengorbit bintang2 tetangga alias ekstrasolar planets, maka sulit diterima jika ada benda langit asing sebesar Saturnus yang masih bersembunyi dalam region tata surya kita, dalam rentang jarak dari orbit Pluto hingga kawasan awan komet Oort.

Memang, seperti pernah ditulis pak AR Sugeng R, potensi terbesar dari Kiamat 2012 adalah badai Matahari, dimana secara siklusnya pada rentang waktu 2011-2012 sunspot number Matahari memang mencapai puncaknya dan berkorelasi langsung dengan tingginya semburan proton energetik dari permukaan Matahari ke segala arah. Model2 matematis yang dikembangkan NASA menyebut badai Matahari ini akan menyamai peristiwa Carrington 1859 silam, dengan efek yang merusak terhadap sistem telekomunikasi, satelit dan kelistrikan. Sebagai gambaran, badai Matahari 1989 (yang kekuatannya mampu membelokkan arah jarum kompas hingga 7 derajat dari magnetic north) mengakibatkan kerusakan pada trafo listrik Ontario Hydro dan menyebabkan sebagian AS dan Kanada mengalami mati listrik hingga 9 jam. Dan dalam badai Matahari 2011-2012 (yang diperkirakan mampu membelokkan arah jarum kompas hingga 15 – 20 derajat), tentunya kerusakan itu bisa menjangkau daerah yang lebih jauh, bahkan hingga ekuator.

Tentang tumbukan benda langit, memang tata surya kita sedang melintasi bidang galaksi Bima sakti dan itu akan menyebabkan perturbasi gravitasi dari bintang2 tetangga kita menjadi maksimal. Persoalannya, kapan perturbasi itu mampu menghentakkan jutaan benda langit mini di awan komet Oort dan sabuk asteroid Kuiper hingga berubah menjadi komet-komet yang menghujani tata surya bagian dalam, saat ini belum bisa dikuantifikasi. Kita hanya tahu itu akan terjadi, tapi kapan ? Belum diketahui.”

– namanya juga kiamat. bisa kapan aja. Bisa 2012 atau bahkan bisa hari ini, besok atau ribuan tahun lagi. no one knows… just do your best as a human being –

— milis itb2003 thx to “bayu sandi”