Vicky Prasetyo, edukasi dan keberaniannya yang super..

Nggak pengen latah sebenernya dengan kasusnya si om Vicky yang super berani ini.. Tapi sesungguhnya saya kasih dia standing applause buat statement2 dia yang sungguh super thesaurus. hihi!
Saya pribadi – dari awal infotainment meng-onair-kan tayangan wawancara dia agak kaget sih dengan semua kata ajaib yang keluar dari mulutnya.. hehehe.. kirain teh lagi becanda om nya.. heheheu, tapi kok muka doi serius amat ya pas ngomong..

Anyway.. saya pribadi pun punya kesulitan berbahasa dengan baik dan benar, makanya saya punya blog ini.. karena selain untuk ngeluarin unek-unek g penting, blog ini juga melatih saya ngomong yang bener dengan bahasa yang pas pada tempatnya.. hahaha..
Kalau ada yang ngikutin blog saya dari awal, saya suka nyebut nama “Chazvakia” alias sebutan buat bahasa aneh yang suka keluar dari mulut saya dan kadang nggak bisa di ngertiin orang.. hoho! bukan terus sok ngeluarin chazvakia buat nandingin “vickinisasi” atau “vickybulary” or whatever, tapi point saya ngomong ini adalah, bahwasanya – wajar banget seorang biasa kayak kita ngeluarin kata-kata yang nggak pada tempatnya.

Semalem saya nonton “just Alvin” dan bintang tamunya adalah Cinta Laura.. saya sangat suka dengan kata-kata dari neng Cinta yang intinya bilang:

“Orang indonesia lahir dan besar di Indonesia, jadi wajar dong kalau dia berbahasa Indonesia dengan perfect.. Nah kalau saya dari kecil, saya berpindah-pindah negara dan dari dulu masuk sekolah internasional yang bahasa sehari-harinya adalah bahasa Inggris, jadi juga wajar kan kalau saya nggak pintar bahasa Indonesia. Orang Indonesia yang lahir dan besar di Indonesia aja pasti nggak bisa bicara bahasa Inggris dengan perfect, kalau bagus pun pasti logatnya masih ada Indonesia-Indonesianya”

Saya pribadi sangat sepakat dengan statement neng Cinta. Walau saya nggak tau dia beneran sesulit itu ngomong bahasa Indonesia atau engga, tapi yang jelas saya appreciate dengan orang yang mau berusaha.

Balik ke Vicky..

Yang di kota besar, dan ngerti bahasa Inggris.. yang pergi sekolah – bisa serempak sama-sama ketawa dan bikin joke dari kasus ini, tapi pernah nggak terlintas, ini tuh sebenernya potrait bangsa kita yang njomplang banget status pendidikannya. Banyak loh kalangan yang ikut tertawa, tapi dalam hati mereka bingung apa yang ditertawakan.. Dan mungkin mereka ikut tertawa disebelah kita, karena mereka takut mereka yang nantinya ditertawakan. Kebayang nggak efek besar yang bisa kita timbulkan walau kita sebatas cuman ngetawain bahasanya si om Vicky? Bisa-bisa orang yang ada di sekitaran kita yang sedang belajar – malah jadi males ngomong, atau trauma nggak mau lagi mempraktekan apa yang mereka pelajari cuma karena takut dicemooh lingkungan? Astaghfirullah deh saya juga suka ikut ketawa~.. >_<

Bahasa Inggris itu jelas bukan bahasanya orang Indonesia. Tapi di sekolah kita diwajibkan untuk belajar bahasa Inggris. Di luaran juga kita dituntut untuk sedikit banyak ngerti bahasa itu terutama kalau kita tinggal di kota besar, minimal untuk ngebaca menu restoran, atau nama toko yang sekarang ini kebanyakan pakai bahasa mix.. Mau lamar kerja diminta TOEFL juga.. Well, memang kebutuhan akan bahasa Inggris meningkat sih.. Apalagi kalau mau bersaing dengan orang Indonesia yang lulusan luar negri, ya mau nggak mau bahasa ini mesti di kuasai. Tapi gimana mau menguasai suatu bahasa kalau nggak serius dipelajari di sekolah. Kalaupun gurunya serius, anak2nya yang nggak serius. Atau kalau 2 faktor itu serius, lingkungan di sini kan bukan lingkungan yang 100% menyediakan “sarana berlatih bahasa Inggris”..  Itu kalau  subjeknya bahasa Inggris, tapi pun kasusnya akan sama kalau subjeknya diganti dengan “pendidikan politik” atau “Ilmu komunikasi” atau “kedokteran”, “Permesinan” dan lain lain.. Nggak semua orang bisa paham toh dengan istilah di bidang masing-masing itu..

Saya sih nggak ngebelain si om Vicky, hanya saja – sayang kalau ada orang pintar langsung men-judge seseorang sebagai orang bodoh – bila hanya kasat mata melihat atau mendengar sebuah kasus salah penggunaan bahasa begini. Apa nggak sebaiknya kita ngaca juga?
Ini cuman menurut saya yaa, jadi siapa juga boleh kasih pendapat.. 🙂
Menurut saya, om Vicky ini punya keberanian super – mempraktekan “bahasa” yang dia pelajari (mungkin secara otodidak).. Mungkin dia punya motivasi untuk jadi orang pintar nan intelek, sayangnya dia nggak punya kesempatan untuk belajar dari orang yang betul, atau mungkin dia terlalu males? atau nggak mampu?  WEell, itu masalah dia ya.. Yang jadi masalah buat saya adalah, dia dengan PD nya menggunakan kemampuannya yang nggak mateng itu untuk berbuat Jahat. Nipu sana sini, memanfaatkan kepintaran orang lain yang jauh dibawah kemampuannya. 😦

Make a Joke for what he’s done to Zaskia and society – kalau saya nggak komen deh.. kan barangkali masyarakat membuat itu atas respon kejahatan si om Vicky sendiri, dan barangkali juga sekalian buat ngehibur Zaskia yang pastinya lagi galau..  Meng-Quote dan mengambil kata-kata ajaibnya om Vicky buat bahasa sehari-hari juga bukan hak saya untuk ngejudge masyarakat, karena trend bahasa prokem kan bisa dateng dari mana aja.. But making fun atas kemampuan bahasanya, saya sih kasihan.. Kan barangkali ada sebab yang mendasar banget yang bikin dia nggak bisa berbahasa dengan baik..

Semoga kita semua bisa ngambil pelajaran dari kasus ini.. Semoga yang pada pinter-pinter mau membagi ilmunya untuk mereka yang nggak berkesempatan untuk belajar.. semoga kasus ini juga memotivasi kita untuk terus membuka wawasan, terus belajar apapun, dan semangat buat ngupdate diri – bukan cuman ngupdate berita infotaiment, atau nge-search nama vicky prasetyo dari google atau youtube.. 😀

udah ah, waktunya makan siang…
caio~

Advertisements

One thought on “Vicky Prasetyo, edukasi dan keberaniannya yang super..

  1. amri says:

    rubah undang-undang dasar atau ideologi bangsa kita, kita sudah lama impor bahasa, jadikan bahasa inggris bahasa nasional kedua, agar semua rakyat dapat hak yang sama pengajaran bahasa inggris, dan saat ini rakyat indonesia lebih bangga bisa berbahasa inggris daripada bahasa indonesia yang baik dan benar. dan rakyat indonesia lebih menyanjung orang asing karena bisa bahasa inggris… itulah indonesia…

    quote of the day : manusia diciptakan memiliki kelebihan masing-masing, orang cerdas adalah orang yg dapat memanfaatkan kelebihan untuk kebaikan orang banyak, bukan seberapa pintar mereka berbicara atau berbahasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s