[Penting] Lari berlindung lalu Post and Tag yourself

Tips lain untuk be ready menghadapi bencana (segala macem bencana) adalah posting dan atau mengetag dirikita di sosial media.

 Kita semua sama-sama tau apa yang terjadi di Jepang tahun 2011. Gempa yang luar biasa besar dan Tsunami. Belum lagi ada kejadian typhoon, lalu tahun ini ada twister. Di Aceh juga ada gempa yang cukup membuat khawatir, dan gempa-gempa besar ini nggak cuma terjadi di Indonesia atau Jepang, tapi belakangan – dimanapun ada. Pastinya juga bencana itu nggak mesti gempa atau yang begitu2, tapi juga misalnya kecelakaan atau apapun yang pasti membuat orang lain khawatir.

Pengalaman saya dengan gempa tsunami 3.11, saya terkurung selama 8 jam di kota saya tanpa listrik, sinyal telpon, 3G, internet, bahkan makanan minuman. Tapi Alhamdulillah sekali ketika terjadi gempa besar, dan setelah saya selamat di ground aman, saya sempat mengepost status bahwa saya selamat.

Intinya, ketika bencana terjadi, terutama bencana alam. 1 hal yang paling harus kita lakukan adalah lari menuju tempat aman. Ikuti petunjuk petugas, atau dalam hal gempa cari lahan kosong yang nggak ada gedung tinggi. In case of tsunami, cari lokasi yang tinggi – bukit, atau gedung yang lebih dari 3 atau 4 lantai (tapi juga pastikan kalau gedungnya adalah gedung yang kuat, bukan yang terbuat dari kayu). Setelah aman, posting atau tag-lah diri kita di social network macem FB atau Twitter atau plurk atau fourdquare. Kalau memungkinkan tag juga orang yang bersama kita dan lokasi dimana kita berada. misalnya seperti ini :

“Gempa Besar di kota Z. Saya baik2 aja, sekarang di Lapangan X dengan A,B,C(ditag ceritanya).”  

Dan ketika kita sebagai pembaca membaca hal begitu, sebaiknya kita retweet atau kl di FB beri lagi jawaban :

Gempa Besar di kota Z. ICHA (ditag ceritanya) baik2 aja, sekarang di Lapangan X dengan A,B,C(ditag ceritanya)”

begitu pula kalau kita misalnya berpindah tempat atau membutuhkan bantuan.

“Saya pindah ke Lapangan X bersama A,B,C. ternyata tidak ada makanan dan 1 orang terluka”

maka yang melihat status ini juga sebaiknya merespon dengan mengepost ulang atau melaporkan ke yang berwajib.

Fungsinya apa?

Ini mah semoga aja nggak pernah terjadi ya, TAPIII, kalau sampai ada apa2, misalnya seperti yang terjadi di Jepang, Tsunami meluluh lantahkan banyak kota dan membuat banyak orang putus kontak. Hal seperti ini bisa dijadikan alat pemetaan korban bagi tim evakuasi. Atau misalnya, seperti waktu saya vlunteer sebagai call center di KBRI Tokyo, kalau ada hal seperti ini, jejak-jejak orang yang dicari akan lebih mudah dilacak.

Belajar dari kejadian 3.11 gempa tsunami Jepang, banyak sekali keluarga di Indonesia yang menelpon ke call center kami karena merasa belum bisa melacak keberadaan keluarganya. Banyak diantara orang yang dicari ternyata berada di lokasi yang fasilitas telponnya ternyata terusak oleh tsunami, tapi masih bisa mengakses internet melalui 3G. Maka dari itu post dan tagging system ini sangat berguna untuk melacak keberadaan korban/ orang yang dicari.

Semoga kita bisa mengimplementasikan ilmu itu, kalau kalau ada sesuatu hal terjadi. Tapi pun ingat 1 hal, kalau ada apa-apa, jangan lupa untuk menghubungi keluarga supaya mereka nggak khawatir dengan kondisi kita 🙂

Tips lainnya, insyallah kali lain akan saya share. Saya bukan ahli menejemen bencana, tapi saya belajar dari pengalaman. 🙂

cheers all..

semoga berguna.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s