pelajaran bersyukur

Sedih, terharu, kagum, bahagia..

Saat ini saya sedang duduk di sebuah kursi di MCD kichijoji Tokyo. Hari ini hari Sabtu, dan sepertinya disekitar sini ada sekolah atau sejenisnya karena banyak sekali anak dan orang tuanya yg juga duduk di sekitar saya.

Disebelah saya sebuah keluarga, suami istri dan anaknya, suami istri ganteng dan cantik itu tampak super kompak, semangat dan sigap meladeni anaknya makan. Anaknya sekitar 6 tahun, duduk di kursi roda dan terus bergerak gaduh. Beberapa orang tampak memperhatikan keluarga ini. Ya, cukup mencolok karena sang anak juga merupakan penyandang autistik.

Tapi saya kagum melihat keluarga Ini, bayangkan – sang Ayah sabar sekali menyuapi sang anak sembari dia sendiri memberi suapan pada dirinya. Kalaupun anaknya belepotan, tugas ibunya untuk membersihkan.
Walau orang sekeliling tampak “memperhatikan” tapi nggak membuat keluarga ini merasa terganggu. Mereka seperti punya dunia dan lingkaran mereka sendiri. Bahkan kehebohan yang dibuat anaknya seakan dijadikan kelucuan yang dibuat. Tidak tampak adanya malu atau rendah diri dari mereka. Yang tampak adalah betapa cinta ada diantara mereka.

Waktu saya mau keluar, anak ini mengulurkan tangan membuat saya berhenti bergerak. Iya seakan ingin menarik jaket saya, ketika saya menatap ya dia tersenyum. Saya berikan lambaian dan dia tertawa. Ibunya meminta maaf karena takut anaknya mengganggu saya. Waktu saya bilang tidak apa-apa, ibunya memberi bungkukan hormat pada saya dan berterima kasih, begitu juga dengan ayahnya.

Saya memperhatikan sesaat karena sedih dengan kondisi anaknya, terharu melihat aura cinta disitu, kagum dengan kesediaan mereka untuk bisa “belajar” menghadapi anaknya dengan kasih sayang dan bahagia karena alhamdulillah sekali anak ini hadir pada keluarga yang tepat, lahir dari ibu yang lembut dan ayah yang care.

Semoga Allah memberikan keluarga ini kebahagiaan selalu apapun kondisinya. 🙂

20111210-115836.jpg

Allah, terima kasih telah memberikan pelajaran ini untuk saya. Pelajaran untuk bersyukur, mencintai dan senyum dari hati. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s