Pertanyaan untuk Para Pengguna Bahasa Indonesia

Kepada Yth,

Bapak, Ibu, Mas, Mbak, Saudara (i), Adik, dan Rekan sekalian

di

Tempat

 

Dengan Hormat,

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.

  1. Apakah akhiran -il masih dipakai dalam bahasa Indonesia? Misalnya : kulturil, moril, spirituil, sektoril?
  2. Apakah akhiran -al itu bunyi pengganti bunyi -il? Misalnya : kulturil = kultural, moril = moral, spirituil = spiritual, sektoril = sektoral?
  3. Apakah ada perbedaan arti ketika sebuah kata diberi akhiran -il atau -al?
  4. Kenapa akhiran -il harus diganti -al? Memang akhiran -il salah apa hingga harus diganti?
  5. Sejak kapan ya digantinya?
  6. Kalau harus pilih, mau pilih -il atau -al? Kenapa??

Sekian. Mohon maaf, semoga ada yg bisa menjawab, atau insomnia saya bisa makin menjadi jadi saking penasarannya.

Terima kasih 🙂

 

Hormat saya,

Saya

Advertisements

2 thoughts on “Pertanyaan untuk Para Pengguna Bahasa Indonesia

  1. udin says:

    Berarti kata “nakal” dulunya adalah nakil ya cha.
    Btw, kayaknya -il masih dipakai, buktinya kata “kecil” masih dipakai tuh :D.

    Hormat kami,

    Kami

  2. Cahya says:

    Eh…, memangnya ada ya akhiran seperti itu?

    Itu kan kata serapa dari bahasa asing yang kebetulan mengambil bentuk demikian:

    Spiritual dialihkan menjadi spiritual. Tidak ada kata spirituil dalam alih bahasa.

    Kalau cultural menjadi kultural, tapi tidak ada yang namanya kulturil. Itu kan pengalihan adjektiva :).

    Jadi seingat saya, dalam bahasa Indonesia tidak ada akhiran (sufiks) “-al”, apalagi akhiran “-il”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s