sebulan di KBRI Tokyo

“KBRI Tokyo selamat malam, dengan Annisa disini, ada yang bisa saya bantu?”

Kalau ada yang pernah nelpon ke KBRI Tokyo pasti pernah denger suara saya, yang turn out seperti call center airways – bagian pemesanan tiket.

Sebulan tinggal di KBRI, sebulan ini berusaha bekerja terbaik – volunteer melayani masyarakat Indonesia, dengan suka duka – baik dari mendengar berita bahagia, berita duka, walau sempat dimarahi orang yang saya telpon, menjaga emosi, nggak tidur, dan apapun lah – semuanya insyallah saya lakukan dengan ridho. Lega sekali dari 1109 nama di 9 daerah utama yang dicari, hanya bersisa 79 nama yang belum berhasil saya kontak. dan 79 nama itu saya yakin sebenarnya dalam keadaan sehat, hanya data yang kami dapat di call center tidak valid atau mungkin yang bersangkutan masih berada di penampungan atau daerah pemadaman bergilir, sehingga sulit sekali dihubungi.

Sebulan di KBRI, dan tepat ketika tugas ini akan saya serahkan kepada pihak KBRI, karna masa kerja saya telah selesai, kenapa terjadi lagi gempa 7,1 di Fukushima dan bertsunami – walau kecil? Rasanya masih ada beban di hati saya, karna nggak lama dari kejadian telpon call center berbunyi lagi. Mereka yang keluarganya berada di daerah radius gempa pada panik. ofcourse.. saya saja panik, apalagi mereka yang ada di Indonesia dan hanya mendengar dari berita. fiuh! Allah ya Allah, semoga nggak ada lagi kejadian serupa dan atau menyerupai.. amin..

Lepas dari itu semua, ย Sepertinya saya juga mulai mengalami sedikit gangguan ketenangan. Di Jepang, HP-HP rata2 di installkan alat detektor gempa, dan saya sekarang sangat takut dengan bunyinya. Bahkan untuk ringtone HP biasa yang mendadak bunyi pun bisa membuat saya berdebar2 setengah mati, kaget dan si Jantung jadi berdegup lebay. Apa mungkin ini stress mini?? nggak tau deh, semoga ย saya baik-baik aja. Bukan berarti mengeluh, hanya butuh sedikit dikuatkan secara mental karna mungkin juga sedikit capek karna bekerja menghadapi hal seperti ini secara terus menerus, sedangkan saya tidak pernah mendapat pelatihan tentang dunia per-call center-an selama ini.

Sebulan di KBRI Tokyo, sekarang waktunya membereskan koper, dan kembalike dunia nyata. Bismillah, apapun yang terjadi nanti, insyallah semoga saya selalu diberi kekuatan untuk membantu. amin.. I’ll be here to help ๐Ÿ™‚

 

**************

sedikit menambahkan, tulisan ini juta tribute untuk temen2 Crisis Center KBRI Tokyo dan mereka – mereka yang care ๐Ÿ™‚

Advertisements

10 thoughts on “sebulan di KBRI Tokyo

  1. idlcru says:

    Chazkyyy kerennya dirimu! Rasanya pasti content banget bisa dapet kesempatan untuk ngebantu, hikmah bencana ya, bisa jadi ladang pahala ๐Ÿ™‚

    • chazky says:

      alhamdulillah thank you.. bukan cuman saya kok.. tapi semua temen2 juga. dan semua orang yang juga berdoa dan dukung kita untuk tetap bekerja disini ^^

      thankyouuuu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s