dia sang pecinta

Sunyi dalam tawa
Sepi dalam canda..
Bukan berarti tak suka,
Karena selalu digantinya dengan senyum yang bersajaha.

Tak pernah ada amarah,
Tak pula ada keluh kesah,
Semuanya selalu terlihat indah dan sempurna.

Aku seorang teman yang melihatnya merekah dalam bahagianya,
ketika ia tiba di sebuah dermaga asmara..
Lagu-lagu cinta menggema,
dengan melodi indah yang melantuni langkah mereka..

indah….

Tiba-tiba aku melihatnya berbeda,
Senyum yang selalu bersahaja itu bercampur duka,
Bertahan menjalani kenyataan cinta dua dunia..

Tuhan, aku tak pernah melihatnya begini..

Mungkin aku yang sok mengerti?
Tapi seandainyapun iya..
Berikanlah kekuatan baginya, Tuhan,
Kekuatan bagi dia sang pecinta…

 

 

dedicated to my friend and his lover…

Advertisements

3 thoughts on “dia sang pecinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s