untitled

To they whom has love..

Love is matter of feeling..

Fly, swim, run, walk, move.. Everything..

What if these really love?

And if these all become a big thing,

Should we just surrender with whatever it will be given?

When the love become a sorrow..

Is it still love in our feeling?

Or it’s only just a fake love song we’re singing?


hanya sesuatu tentang sesuatu yang tiba-tiba muncul karena sesuatu….

inside the heart

hehehe..

the art of ngeceng.. (or this is love?)

Posting tambahan ini adalah dibalik sesuatunya yang diatas…

Kenapa cewek kalo ngecengin seseorang bisa malah jadi deritanya. Hehehe… nggak nyepet loh, hanya – gw juga merasakan hal yang sama. eh tapi apa cowok juga ngerasain hal yang sama?? tapi bukan itu masalah yang akan dibahas disini..

Dimulai dari ketertarikan, penasaran mungkin. Dipandang-pandang, curi-curi pandang, cari-cari info, sampe trus menghubung-hubungkan kejadian yang sebenernya nggak penting jadi brasa pentiiing  asalkan berhubungan sama di “darleeng beybih” (singkatin ajah jadi darbeyb – kebiasaan bgt bikin istilah nggak penting :D)..  Tiba-tiba semua hal jadi indah, semua hal jadi warna-warni.. Ke GR-an tiap kali ketemu, ato bahkan tiba-tiba brasa ratu sejagad hanya ketika dia bilang halo.. ooowh! Rasanya berbunga-bunga, butterfly effect dan sebagainya. Dibutuhkan banyaaaaaaak bgt energi buat berentiin senyum di wajah dan mengembalikan konsentrasi ke 100% (mizone se barel aja nggak akan ngefek kyknya).

Perasaan suka itu lalu berkembang biak membelah diri membanyak dan membentuk jaringan yang mengubah bentuknya menjadi fling. Dari mata turun ke hati. Dan disini, biasanya kebanyakan potongan sinetron yang bersinergi dengan otak kacau akibat kekurangan konsentrasi itu terjadi. Hehe.. It’s not negative.. harap dibaca dengan optimis..hehe.. Apapun yang terjadi terjadilah.. Pasrah tapi keukeuh.. berjuang abis-abisan apapun pokonya sang pecinta harus tetep bisa kontakan dengan di darbeyb.. Mau pulang malem kek, keabisan bensin kek, diomelin orang rumah kek, apapun pokonya asalkan bisa nunjukin btapa carenya pecinta terhadap si darbeyb. hehehe. Saat itu dateng, kadang jiwa yang kuat pun bisa goyah, mengalah sama perasaan. Terkadang sampe hal yang nggak masuk  akal pun akan jadi worth dilakuin asal bisa dapet sedikit balasan perhatian, walo hanya sedikit. Dan sesedikit apapun itu, pastinya akan menjadi sesuatu yang priceless.

Fase selanjutnya, dan ini hanya terjadi kalau ternyata darbeyb (sepertinya) memberikan sinyal positif. Ketika fling itu menggila, dan koneksi juga kejalin, nggak sedikit kejadiannya akan mulai jadi aneh-aneh. Harapan muley timbul, semangat ’45 juga kalah nih sama yang namanya semangatnya orang jatuh cinta.. ya ini mungkin tahap ‘in love’. Nyambung sama postingan gw sebelumnya. Intinya dimana kadang cinta bikin seseorang nggak masuk akal. Makin nggak masuk akal karena ego udah mulay nongolin diri dan merubah care kadang jadi pamrih. Rasa ingin memiliki.

Kalau kedua pihak punya ego dan level fling yang sama, yakin deh, cinta akan jadi kenyataan.

Tapi gimana kalau ternyata hal itu cuman ada di pihak pencinta aja. Mungkin ketertarikan ada di dua belah pihak, tapi kalau yang satu menahan diri untuk nggak maju ngelangkah? hm, yang ada semuanya hanya akan jadi sorrow (nggak mau bilang derita).. dan di titik ini mulai terjadi keputusasaan. Rasa bahagia yang biasanya bisa menjadi rasa optimis untuk ngejalanin hidup dengan tawa bisa brubah jadi pesimis penuh air mata. Silent dan merubah pecinta jadi pribadi yang  muram.

Ini bukan lagi cinta kan kalau gitu? Atau justru ini seninya ngecengin orang lain? deg-deg-anya, misterinya.. penasarannya? segala bentuk lika-likunya?

Bukankah itu bakal kerasa sangat menyakitkan? kalo gitu tinggalian aja, ganti deh ngecengin orang lain..

Ok, mungkin terlalu cliche untuk nyebut ini cinta, tapi gimana dengan rasa sayang yang akhirnya timbul dari kedekatan dan kebiasaan? apakah itu juga harus ditinggalin dan dipindahin gitu aja dari hati sang pecinta ke darbeyb yang lain? semudah itu kah?

Kalau nih ya, it’s just if.. Kalau fasenya nggak jauh dan masih dalam tahap ketertarikan semuanya akan lebih mudah. Tapi kalau udah terlanjur masuk sampe sumsum tulang blakang?

yups, it’s so untitled.. nggak ada satu kata pun yang bisa ngewakilin perasaan itu.. tapi satu hal aja yang penting… cintai diri kita lebih banyak… 🙂

*big hug untuk semua pecinta..

Advertisements

One thought on “untitled

  1. napoo says:

    love is so untitled..it’s right..

    sulit mndeskripsikan ‘love’ ke dalam kata2. perasaan kadang berubah menjadi abstrak. rasa pnasaran, deg2an, mistery, kebahagiaan, dan rasa sakit berlebur menjadi 1. itu memank seninya ngeceng.

    khayalan dan angan tuk ingin memiliki seseorang, apalagi takut kehilangan org yg dicinta itu wajar adanya. karna cinta itu ego. seberapa besar qta bs menekan ego qta, itu yg trpenting. karna batas itu jg yg mempengaruhi besarnya rasa sakit hati nantinya.

    disaat qta udah berhasil memiliki org yg dicinta, sbnernya disaat yg sama qta jg harus siap kehilangan dia. tapi trkadang, org yg lg jatuh cinta suka lupa itu dan terlena dengan apa yg br dimilikinya.

    jatuh cinta itu rumit. tp itulah warnanya.

    keep good spirit for all of lover…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s